Selasa, 09 Feb 2010
 
 

Naskah Terkini

Evaluasi Selesai 2010
25 November 2009
article thumbnaiDepartemen Dalam Negeri akan menyelesaikan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah otonom baru pada Maret 2010. Ada 205 daerah otonom baru (7 provinsi, 164 kabupaten, dan 34 kota) yang akan...

Login Form



Polling

Beberapa rekan mencalonkan Bernard Simamora jadi Bupati Humbahas 2010-2015, apakah Anda mendukung?
 
Evaluasi Selesai 2010 E-mail

Departemen Dalam Negeri akan menyelesaikan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah otonom baru pada Maret 2010. Ada 205 daerah otonom baru (7 provinsi, 164 kabupaten, dan 34 kota) yang akan dievaluasi oleh Depdagri.

Selanjutnya...
 
Legalistik dan Mengambang E-mail

Oleh Rosihan Anwar

Dua hal saya sampaikan dalam pertemuan dialog Presiden dan para pemimpin media di Istana Negara, Minggu (22/11) malam, yaitu pola pikir legalistik formal yuridis dan sikap mengambang.

Sejak kasus ”cicak lawan buaya” menjadi isu nasional, amat jelas, kita telah disandera pikiran legalistik. Kita menjadi tawanan legalistic mind. Sikap dan tindakan kita dipengaruhi secara kaku dan berlebihan.

Selanjutnya...
 
Penyelesaian ala Istana E-mail

Oleh Saldi Isra 

Secara implisit, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memberikan isyarat untuk menutup skandal proses hukum atas Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Isyarat semacam itu pula yang membuat nasib Bibit-Chandra tidak jelas. Padahal, salah satu masalah penting yang ditunggu publik dari pernyataan Presiden adalah kejelasan penyelesaian kasus yang dialami dua wakil ketua (nonaktif) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.
Selanjutnya...
 
Dugaan Pelemahan KPK Semakin Kuat E-mail

Ketua Tim Delapan Adnan Buyung Nasution menyatakan, pengakuan Wiliardi Wizard tentang rekayasa berita acara pemeriksaan untuk menjerat Antasari Azhar dalam perkara pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen semakin memperkuat dugaan tentang skenario penghancuran Komisi Pemberantasan Korupsi meskipun ia tak menyamakan kedua kasus tersebut.

Selanjutnya...
 
Langkah Catur Istana E-mail

Oleh Wawan Mas’udi 

Situasi kacau kelembagaan negara akibat perseteruan ”buaya lawan cicak” secara cerdik sedang dimanfaatkan oleh istana.

Hingga kini istana tidak memiliki posisi tegas dan jelas. Bahkan, dari rangkaian peristiwa seminggu terakhir, istana cenderung menjalankan strategi beragam dan kontradiktif. Ibarat main catur, hingga kini langkah-langkah politik istana dalam menyikapi konflik antarlembaga negara itu tidaklah mudah dibaca arahnya dan berpihak ke mana.

Selanjutnya...
 
Pascapilkada, Demokrasi Universal Tidak Tecermin E-mail

Perkembangan demokrasi lokal pascapelaksanaan pemilu kepala daerah secara langsung cukup negatif. Budaya demokrasi yang terbentuk tidak mencerminkan demokrasi universal, seperti budaya konsensus, toleransi, dan penghormatan terhadap hukum.

Selanjutnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL