Press "Enter" to skip to content

Calon Gubernur agar Jaga Kedamaian

Gubernur Lampung Syamsurya Ryacudu mengingatkan tujuh pasang calon gubernur dan wakil gubernur yang akan maju dalam Pemilihan Gubernur Lampung periode 2009-2014 untuk menjaga provinsi itu tetap damai. Gubernur menilai, para calon berangkat dari satu keluarga sehingga mereka wajib untuk saling menghindarkan terjadinya bentrokan fisik.

”Para calon semua adalah saudara dan memiliki hubungan kekeluargaan. Sudah sepantasnya para calon menghindarkan terjadinya bentrokan fisik saat menjelang dan sesudah pemilihan kepala daerah,” ujar Syamsurya pada acara Deklarasi Pilgub Lampung Damai di Bandar Lampung, Sabtu (16/8).

Menurut Syamsurya, deklarasi bersama tersebut akan meneguhkan keyakinan masyarakat Lampung untuk mantap memilih pasangan calon sesuai hati nurani mereka. Dengan demikian, pasangan calon yang akan terpilih nantinya betul-betul merupakan pasangan calon terbaik menurut pandangan masyarakat.

Deklarasi Pilgub Lampung Damai 2008 tersebut merupakan salah satu agenda yang disusun KPU Lampung sebelum para calon melakukan kampanye hari pertama. Dalam deklarasi, ketujuh pasang calon diminta kesediaannya untuk membacakan butir-butir deklarasi itu dan menandatangani deklarasi. ”Kami menginginkan ketujuh pasang calon sepakat menyelenggarakan pilkada secara damai,” ujar Ketua KPU Lampung Ch Gultom.

Dalam deklarasi yang dibacakan tersebut, selain diminta untuk menjaga keamanan dan kedamaian Lampung, para calon, melalui tim kampanye masing-masing, diminta menyalurkan pendapat melalui jalur musyawarah atau jalur hukum jika terjadi perbedaan pendapat.

Pilkada Sumsel

Di Sumatera Selatan, dua pasang calon gubernur dan wakil gubernur, Alex Noerdin dan Eddy Yusuf serta Syahrial Oesman (incumbent) dan Helmy Yahya, dijadwalkan menyampaikan visi dan misi mereka di Kantor DPRD Sumsel, Senin (18/8) ini. Acara itu akan mengawali masa kampanye sebelum pelaksanaan pilkada pada 4 September.

Pada hari ini pukul 16.00, dua pasang calon juga akan membacakan ikrar dan menandatangani perjanjian melaksanakan kampanye secara damai serta pernyataan siap menang dan menerima kekalahan. Sekitar pukul 19.00 mereka mengikuti debat publik pertama di Palembang.

Bupati Nagekeo

Sementara itu, Yohanes Samping Aoh-Paulus Kadju ditetapkan sebagai pemenang dalam Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, periode 2008-2013. Penetapan dilakukan melalui rapat pleno di KPU Kabupaten Ngada, Bajawa, Sabtu.

Dalam rapat ditetapkan hasil penghitungan suara dari pemilihan pada 11 Agustus. Dari 63.251 suara sah, Yohanes-Paulus meraih 21.869 suara (34,57 persen).

”Perolehan suara pasangan itu lebih dari 30 persen sehingga pilkada berlangsung satu putaran,” ujar Ketua KPU Ngada Yosafat Koli. (boy/hln/sem).

sumber : kompas