Press "Enter" to skip to content

Obama Kunjungi Nenek

Kandidat presiden AS dari Partai Demokrat, Barack Obama, akan menghentikan kampanye selama dua hari untuk mengunjungi neneknya yang sedang sakit di Hawaii. Nenek Obama, Madelyn Dunham (86), adalah sosok yang sangat penting dalam kehidupan Obama.

Penasihat Obama, Robert Gibbs, Selasa (21/10), mengatakan, Obama membatalkan kampanye di Iowa dan Wisconsin hari Kamis besok untuk menuju Hawaii dan baru kembali hari Sabtu. “Dalam beberapa pekan terakhir, kesehatannya (Dunham) memburuk hingga ke titik sangat serius. Itulah alasan Senator Obama mengubah jadwalnya,” ungkap Gibbs.

Dalam berbagai kesempatan, Obama menyebut neneknya sebagai jangkar dalam kehidupannya. Dunhamlah yang membesarkan Obama sejak kecil hingga masuk kuliah.

Obama masih unggul di Iowa dan Wisconsin sehingga meninggalkan kampanye di kedua negara bagian itu dinilai tidak akan berisiko besar.

Dalam kampanye hari Senin malam, Obama menuding rivalnya dari Partai Republik, John McCain, melancarkan “langkah buruk” untuk mengatasi kekalahan. “Pada hari-hari terakhir kampanye, tindakan apa pun dan perkataan apa pun yang berbau politis terlalu sering muncul. Kita sudah pernah melihatnya dan sekarang melihat lagi: telepon (bernada) buruk, surat elektronik salah, iklan televisi yang salah, dan komentar yang ceroboh,” kata Obama.

Namun, McCain menyatakan tidak akan menyerah dengan ketertinggalannya dari Obama. “Tidak ada yang tidak mungkin. Kita tidak pernah akan menyerah, kita tidak akan pernah berhenti,” ujarnya saat kampanye di Missouri.

McCain kembali memperingatkan pemilih bahwa Obama tidak akan memiliki jawaban yang benar atas krisis ekonomi AS. Obama juga akan “menaikkan pajak, menaikkan belanja, dan mengakui kekalahan di Irak”.

Dua pekan menjelang pemilu, jajak pendapat harian oleh Gallup atas pemilih potensial menunjukkan Obama memperlebar keunggulan atas McCain menjadi 11 poin secara nasional. Namun, jajak pendapat oleh Rasmussen menunjukkan Obama hanya unggul tipis, 4 poin, atas McCain, dengan 50 persen berbanding 46 persen.

Kampanye Hillary

Sementara itu, Senator Hillary Clinton berkampanye untuk Obama di Orlando, Florida. “Saya meminta kalian untuk bekerja bagi Barack sekeras kalian bekerja untuk saya,” ujarnya.

“Jika kalian berjalan di jalan bagi saya, berjalanlah pula untuk Barack. Katakan kepada mereka, Hillary mengirim kalian untuk memilih Barack,” kata Hillary.

Kampanye Hillary untuk Obama, terutama di kalangan pemilih berusia tua, perempuan, Yahudi, dan Hispanik yang mendukung dia, menjadi kunci bagi Demokrat untuk merebut negara bagian yang diandalkan Republik.

Banyak pihak memperkirakan, kekalahan Hillary yang pahit dalam pemilihan pendahuluan melawan Obama akan menguntungkan kubu Republik. Namun, kini Hillary justru menjadi faktor pendorong yang kuat di negara- negara bagian mengambang, seperti Ohio dan Pennsylvania. (ap/afp/reuters/fro)