Ketika semua mata kita mulai melirik layar teve menyaksikan jalannya pertandingan babak penyisihan Piala Dunia 2010, kita selalu mengasumsi bahwa sepak bola adalah pertandingan para lelaki, olahraga ”macho”.
Mahkamah Konstitusi membatalkan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan secara keseluruhan karena dinilai bertentangan dengan UUD 1945. MK tidak sepakat dengan penyeragaman bentuk badan hukum penyelenggara pendidikan seperti yang diatur dalam UU Nomor 9 Tahun 2009.
Berita pelaksanaan ujian nasional bulan Maret 2010 seharusnya tidak mengagetkan (Kompas, 12/11). Tiap tahun, menjelang ujian nasional, cepat atau lambat, ada ”pemadatan pengajaran”. Konsentrasi anak hanya dipusatkan pada kiat menjawab pertanyaan secara tepat.Apakah para pengambil keputusan sadar bahwa yang ”menggembirakan” dari ujian nasional hanya pemadatan pengajaran, bukan pemadatan pembelajaran?
Sekitar 20 tahun lalu, cita-cita melahirkan ilmuwan guru dicetuskan melalui sebuah kebijakan dramatis, yakni menghapus Sekolah Pendidikan Guru.
Sekolah kejuruan menengah untuk calon guru sekolah dasar ini dinilai tidak dapat lagi menjawab kebutuhan akan guru profesional. Guru SD disyaratkan berpendidikan setidaknya diploma dua, lebih disukai sarjana.
Dana bantuan operasional sekolah di jenjang pendidikan dasar berkontribusi positif pada peningkatan prestasi sekolah. Namun, tidak adanya petunjuk rinci soal penggunaan dana itu menyebabkan terjadinya kesalahan penggunaan.