Oleh HS Dillon
Merdeka bagi Bung Karno adalah (ke)-merdeka-(an) politik. Menyadari bahwa diperlukan perjalanan panjang mewujudkan pernyataan kemerdekaan politik menjadi kenyataan kehidupan bangsa, Proklamator mengibaratkan merdeka atau kemerdekaan itu sebagai sebuah jembatan emas.